Selasa
27 oktober 2009
kalau dalam pertarungan mempertahankan buah ketenaran fokus hanya pada citra aroma yang jelas mengundang para pemangsa untuk segera merebut dan meninggalkan sampah kebusukan, mungkin perlu strategi layaknya buah kopi matang yang harum walaupun sudah dimakan luwak, tapi karena mempunyai mekanisme menjaga keutuhan bahkan menyerap sari pencernaan dalam proses pembusukan, sehingga saat keluar bercampur kotoran tetap utuh dan menjadi semakin harum...
Jumat
23 oktober 2009
munculnya kesetimbangan dalam banyak kejadian di jagatraya, seperti yang dianalogikan dalam teori kekekalan energi walaupun dinotasikan sebagai angka nol, nampaknya bukan berarti ketiadaan tapi lebih mengarah pada kemanunggalan layaknya baling-baling yang berputar, bisa bersumber dari bebannya, gayanya, letaknya atau langsung dari Sang Maha Tunggal...
Kamis
22 oktober 2009
walaupun rasa syukur selalu dinyatakan paling tidak sebagai titik awal terbukanya pintu rejeki, layaknya kotek ayam setelah bertelur, atau semerbak wangi bunga sedap malam dikesejukan malam, yang tentu saja belum menjadi ketentuan akhir akan kesejahteraan dan keselamatan, maka perlu dikenali isyarat ambang batas kewajaran seperti halnya bersendawa setelah makan, tersedak ketika minum maupun kesandung saat berjalan...
Rabu
21 oktober 2009
persaingan yang begitu keras untuk mendapatkan peluang apapun di dunia ini terjadi kalau dianggap setiap jenis peluang hanya mempunyai satu sisi layaknya dadu, padahal bisa jadi peluang itu layaknya puzzle dimana untuk mengutuhkannya diperlukan usaha untuk mencari pasangannya yang ditafsirkan bukan sebagai dua sisi yang saling berlawanan melainkan rangkaian yang bisa jadi berasal dari saudara, orangtua, guru, tetangga, kiai sampai pengemis...
Selasa
20 oktober 2009
keyakinan akan laju keikhlasan perahu ikhtiar menuju pantai keberhasilan, sering melupakan kehadiran angin yang dalam pengembaraannya keseluruh jagat berkenan menyempatkan diri bertegursapa, bercengkerama diiringi riuhnya gemerisik dedaunan, lambaian pasir, deburan ombak...
Jumat
16 oktober 2009
raih dan lambungkan setinggi-tingginya, harapan yang tersebar disegala penjuru, yang bisa didapatkan dengan lentera kesadaran akan masa depan bertenaga kemauan melanjutkan kehidupan, di langit kesempatan nan terbuka luas, dengan kendali akal sehat juga pengetahuan yang memadai, karena tidak akan pernah putus harapan karena kegagalan, mungkin hanya memanjangkan jangkauan kenyataan dari harapan, kecuali putus asa yang jelas menghentikan segala mekanisme motor keinginan, keyakinan...
Kamis
15 oktober 2009
menjadikan jabatan cukup sebagai amanah nampaknya kurang bisa meyakinkan akan hasil dan sasaran yang dituju, walaupun diwujudkan juga sebagai senapan yang dilengkapi dengan teropong pengetahuan berorientasi target, juga amunisi bermuatan program aksi, masih perlu untuk selalu mengembangkan kemampuan dan memelihara kesadaran pemegang senjata tadi agar senantiasa terjaga kecepatan dan ketepatan menembak sasarannya...
Langganan:
Postingan (Atom)
