Di suatu lomba nyanyi, seorang anak menyanyikan "Naik Delman" sambil bergoyang... "Pada hari minggu ku turut ayah ke kota...(dst) ...pluk..ti..plak..ti..pluk..ti..plak..ti..pluk
Begitu seterusnya tanpa berhenti, "Stop. Stop. Kapan selesainya?"...
"Kenapa pak? Kan kotanya jauh"...
***Penafsiran memang bukan sekedar pertunjukkan kecerdasan, tapi tentunya juga kesadaran tentang tujuan dan harapan pemahamannya***
Rabu
07 juli 2010
"Dik, di ulang tahun perkawinan kita yang ke 10 ini, kamu mau pilih dibelikan sehelai mantel bulu atau melancong ke Paris?"
"Oh, menyenangkan sekali...Mari kita melancong ke Paris saja - sebab kudengar di sana harga mantel bulu lebih murah."
***Selama gerbang penawaran masih dibuka lebar, maka laju keinginan akan meluncur deras tanpa kendali, karena batasan kemampuan bukanlah hambatan apalagi rem, tapi bisa jadi cuma sekedar lampu sinyal yang tidak berbunyi***
"Oh, menyenangkan sekali...Mari kita melancong ke Paris saja - sebab kudengar di sana harga mantel bulu lebih murah."
***Selama gerbang penawaran masih dibuka lebar, maka laju keinginan akan meluncur deras tanpa kendali, karena batasan kemampuan bukanlah hambatan apalagi rem, tapi bisa jadi cuma sekedar lampu sinyal yang tidak berbunyi***
Jumat
02 juli 2010
Awalnya cuma satu warung dengan tulisan "Sedia Masakan Sunda", tapi beberapa waktu kemudian berdiri warung lain dengan tulisan "Sedia Masakan Sunda dan Jawa".
Karena ingin memenangkan persaingan, maka besoknya warung pertama tadi mengganti tulisannya menjadi "Sedia Masakan Sunda Jawa Barat"
***Persaingan tanpa keunggulan yang patut ditawarkan, bisa jadi malah memunculkan kelemahan karena sempitnya pemikiran***
Karena ingin memenangkan persaingan, maka besoknya warung pertama tadi mengganti tulisannya menjadi "Sedia Masakan Sunda Jawa Barat"
***Persaingan tanpa keunggulan yang patut ditawarkan, bisa jadi malah memunculkan kelemahan karena sempitnya pemikiran***
Selasa
29 juni 2010
"Nak tadi di tivi katanya Hitler sudah meninggal ya, kapan?"
"Sudah kek, sembilan belas empat lima!"
"Lho itu kan lima menit yang lalu, kok kakek gak tahu ya?"
"???"
***Nampaknya petunjuk tidak cuma harus lengkap dan jelas, tapi keabsahannya yang bisa ditengarai dari cara mendapatkan petunjuk termasuk juga nara sumber nya***
"Sudah kek, sembilan belas empat lima!"
"Lho itu kan lima menit yang lalu, kok kakek gak tahu ya?"
"???"
***Nampaknya petunjuk tidak cuma harus lengkap dan jelas, tapi keabsahannya yang bisa ditengarai dari cara mendapatkan petunjuk termasuk juga nara sumber nya***
Kamis
24 juni 2010
"Mas, katanya toiletnya kosong? Tapi dari tadi sudah saya dorong bolak-balik sampe digedor, kok gak buka juga? Cepetan nih mules!!!"
"Lha pak, ya jelas gak bisa wong itu pintu geser!!!"
***Sesulit apapun kondisinya, ada baiknya kalau tetap diusahakan untuk mencoba berpikir tenang kalau mungkin analisa seminimal apapun***
"Lha pak, ya jelas gak bisa wong itu pintu geser!!!"
***Sesulit apapun kondisinya, ada baiknya kalau tetap diusahakan untuk mencoba berpikir tenang kalau mungkin analisa seminimal apapun***
Sabtu
19 juni 2010
"Priiiit!"
"Saya salah apa pak kok disetop? Saya mau ke undangan nih!"
"Silakan lihat, surat2 saya lengkap, helem standar, perlengkapan motor juga komplit!"
"Maaf pak, bapak memang tidak melanggar rambu dan kelengkapan, tapi coba bapak tengok kebelakang"
"Istri bapak tertinggal di perempatan sana dan dari tadi dia teriak-teriak berlari mengejar bapak!"
***Kadang terlalu fokus pada target pencapaian bisa melupakan kebersamaan bahkan keselamatan orang-orang terdekat kita***
"Saya salah apa pak kok disetop? Saya mau ke undangan nih!"
"Silakan lihat, surat2 saya lengkap, helem standar, perlengkapan motor juga komplit!"
"Maaf pak, bapak memang tidak melanggar rambu dan kelengkapan, tapi coba bapak tengok kebelakang"
"Istri bapak tertinggal di perempatan sana dan dari tadi dia teriak-teriak berlari mengejar bapak!"
***Kadang terlalu fokus pada target pencapaian bisa melupakan kebersamaan bahkan keselamatan orang-orang terdekat kita***
Rabu
9 juni 2010
Tamu: "Nak, apakah ibumu ada di rumah?"
Anak: "Ada, Pak."
Tamu: (setelah 15 menit mengetok pintu tanpa hasil)
"Hai, Nak. Tadi kau katakan ibumu ada di rumah."
Anak: "Benar, Pak. Tapi kami tidak tinggal di rumah ini."...
===Sungguh keyakinan atas dasar petunjuk yang kurang lengkap bisa menyesatkan===
Anak: "Ada, Pak."
Tamu: (setelah 15 menit mengetok pintu tanpa hasil)
"Hai, Nak. Tadi kau katakan ibumu ada di rumah."
Anak: "Benar, Pak. Tapi kami tidak tinggal di rumah ini."...
===Sungguh keyakinan atas dasar petunjuk yang kurang lengkap bisa menyesatkan===
Langganan:
Postingan (Atom)
