Kamis

12 november 2009

kadang rasanya perlu bersyukur untuk segala kesulitan, ketidaknyamanan dan keruwetan, akibat jalanan macet, listrik byarpet, saluran mampet, kerjaan berderet, dagangan seret, uang mepet, keluarga ruwet, atasan cerewet, bawahan lelet dan seterusnya, walaupun tidak berharap untuk mengalaminya, karena bisa jadi disitu pintu bagi ilmu-ilmu baru dari segala harapan yang lebih bermakna sebagai ikhtiar, sehingga membuka peluang menuju suasana baru, teman baru, rejeki baru...

Rabu

11 november 2009

mungkin ada baiknya bisa bangun lebih pagi supaya tidak kehilangan kesempatan menikmati orkestra fajar yang ditandai dengan semilir angin sejuk disertai gemerisik dedaunan yang mendayu-dayu ditimpali kokok ayam juga komposisi paduan suara burung saat mulai terpaparnya cahaya merah yang dipuncaki dengan alunan vokalis utama sang muadzin dengan lantunan azan yang menggema menyeruak kesadaran dengan fade out gemericik air wudu ditutup dengan iqomah untuk masuk ke orkestra berikutnya...

Selasa

10 november 2009

kalau pahlawan ditafsirkan sebagai siapapun yang berjuang secara luarbiasa untuk mencapai tujuan yang mulia, tanpa memprioritaskan penghargaan apapun setelah itu, maka poin utamanya adalah perjuangan dan kemuliaan sehingga yang perlu terus dikuatkan bukan sekedar mengenang layaknya dongeng, tapi mengundang dengan cara mendukung sampai menghargai segala perjuangan yang dilakukan, kecuali kalau tujuannya memang cuma gelar dan tunjangan yang diharapkan...

Jumat

06 november 2009

pesan akan penghargaan amal sampai sebutir zarah mengisyaratkan akan pentingnya detil mulai dari niat sampai perbuatan, sehingga bisa ditafsirkan juga bahwa doa dari harapan bisa diperinci, walaupun memang tidak sedetil seperti saat ke tukang jahit, hanya saja harus siap untuk menampung jawaban yang akan datang seperti petasan kembang api yang meledak diatas dan berpendar meluas sebagai butiran-butiran petunjuk yang berwarna-warni...

Kamis

05 november 2009

potensi kemanusiaan yang nyata bisa jadi tidak akan nampak, layaknya nuansa kegelapan yang muncul karena terserapnya terang disekitarnya, jika saja alur kehidupan terjebak dengan kecenderungan hanya untuk menyerap segala konsumsi satu arah baik itu dimakan, diminum, didengarkan, dilihat, dirasakan tubuh, tanpa ada pancaran amalan nyata hasil dari proses pencernaan tubuh dan pikiran...

Rabu

04 november 2009

penyerapan akan ungkapan pemikiran dan perasaan pihak lain sampai bisa terjadi penguasaan atas pemikiran dan perasaan sendiri sering terjadi karena tidak diimbangi dengan penghargaan atas pendayagunaan pemikiran dan perasaan sendiri, sampai misalnya permukaan kulit kepala mempunyai sensor berwarna yang menyala sesuai dengan intensitas induksi sinyal otak karena proses berpikir baik itu logika maupun perasaan...

Selasa

03 november 2009

seringkali aroma harta benda sebagai hasil dari segala aktifitas, merasuki sampai mempengaruhi setiap jengkal pikiran dan perasaan, sehingga orientasi dan perilaku manusia menjadi kebendaan, mungkin akan lebih baik bila saja setiap potong harta yang didapatkan itu ditularkan pikiran dan perasaan kemanusiaan, sehingga menjadi benda yang bernilai kemanusiaan, layaknya ucapan salam diakhir shalat yang mengindikasikan pesan untuk penyebaran keselamatan kesegenap penjuru dunia...