Kamis

14 januari 2010

walaupun kuantitas yang banyak menjadi potensi untuk bisa mendapatkan manfaat yang besar, tapi bisa jadi tidak dikondisikan untuk lebih menjadi kekuatan penekan maupun pengancam, baik itu dari jenis kelamin, penduduk, kelompok sampai penganut agama, karena sudah dicontohkan dalam sejarah para raja sampai para rasul, dimana keyakinan akan kualitas mempengaruhi kuantitas diutamakan, untuk saling mengenal dan menautkan manfaat...

Rabu

13 januari 2010

pepatah mulutmu harimaumu bisa jadi merugikan kelestarian harimau itu sendiri, karena lebih sibuk menjaga mulut yang walaupun cuma satu tapi segala yang dilontarkannya mulai dari yang terdengar sampai tidak terdengar, bisa melemahkan segala kelengkapan badan mulai telinga, mata sampai jari, sehingga pesan maupun peringatan akan aktifitasnya tercatat didalam kitab suci sebanding dengan tangan atapun kaki, bahkan tidak peduli segala ucapan yang keluar dari mulut bisa menjadi doa yang punya resiko terkabul...

Selasa

12 januari 2010

kejenuhan akan aktifitas kerja keseharian yang berwujud keluhan sering dianggap akibat rutinitas, sehingga banyak yang berusaha mencoba variasi kerja padahal apapun variasi sampai keluhan jika sudah membentuk pola maka bisa menjadi rutinitas, jadi mungkin memang perlu menikmati keindahan alur pemikiran dan perasaan yang terbentuk akibat sapuan gelombang samudra rutinitas menyapu pantai pandangan kita, gerakan kita, ucapan kita...

Jumat

08 januari 2010

sudah kesekian kalinya kujawab salam dari para penghibur yang datang kedalam warung mulai dari yang bermodal hanya tepukan tangan, botol diisi pasir, sampai gitar dan kendang lengkap berkeliling menyodorkan kantong bekas permen atau topi bahkan kopiah, sejenak terpercik kegalauan mungkin juga harapan, kalau dianggap jawaban salam yang diterimanya diyakini sebagai pelita keselamatan bagi terbukanya pintu-pintu rejeki dalam perjalanan kehidupannya, semoga lebih banyak salam dikumpulkan daripada recehannya...

Kamis

07 januari 2010

sungguh tak kusangka pandangan mata anak kecil yang bersila selangkah dihadapanku sanggup
membuyarkan usahaku menselaraskan gelombang pikiranku saatku berdiri bersedekap dalam sholat sembari mengejap-ejapkan mata, setelah hampir seharian diperdaya layar monitor, hingga kuterkesiap dan secara spontan kupejamkan mata dan segera kurapikan lagi konsentrasiku manakala teringat pesan kalau ingin mengenal sang Khalik kenali makhluknya...

Rabu

06 januari 2010

sambil duduk bersandar di tiang dan lutut ditekuk matanya lurus membaca berulang-ulang, dibelakang deretan jamaah sholat, selembar buletin jumat kumal bekas remasan tangan penuh dengan huruf romawi juga arab dari kitab suci sepintas terbaca judulnya wasiat, sampai akhirnya sebuah tangan orang dewasa mengait lengannya dan mengajak anak itu keluar dari masjid ditengah kegalauan tentang wasiat tanpa ada cerita tentang lampu ataupun tongkat...

Selasa

05 januari 2010

walaupun bersyukur karena telah diijinkan untuk bisa melanjutkan kehidupan sampai saat ini merupakan hal yang sudah seharusnya dilakukan namun jika keyakinan akan didapatkannya kesempatan tersebut cuma didasarkan pada terjaganya fisik mungkin perlu dicermati lagi terutama bila dibandingkan dengan keberadaan fisik firaun yang juga diperkenankan untuk tetap utuh sampai sekarang sebagai petunjuk akan hal-hal yang dimurkai...